Usai Copot Dadan Hindayana, Prabowo Angkat Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana yang diberhentikan dari jabatannya dalam perombakan struktur pimpinan lembaga tersebut.
Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
“Untuk selanjutnya, Bapak Presiden memutuskan mengangkat Saudari Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” ujar Prasetyo.
Tak hanya menunjuk kepala baru, Presiden juga melakukan penyegaran di jajaran pimpinan BGN dengan mengangkat Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi sorotan publik karena terjadi di tengah evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo yang menyasar jutaan pelajar dan kelompok rentan di seluruh Indonesia.
Nanik S. Deyang bukan sosok baru dalam pemerintahan. Sebelum dipercaya memimpin BGN, ia menjabat sebagai Wakil Kepala BGN sejak 17 September 2025. Pengangkatannya saat itu bersamaan dengan pemberhentian nya dari jabatan Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.
Perempuan kelahiran Madiun, Jawa Timur, 3 Januari 1968 tersebut memiliki perjalanan karier yang cukup unik. Sebelum terjun ke dunia pemerintahan dan politik, Nanik dikenal sebagai seorang wartawati yang mengawali karier jurnalistiknya di Tabloid Bangkit.
Pengalaman panjang di dunia media kemudian membawanya ke berbagai posisi strategis hingga akhirnya dipercaya menduduki jabatan penting di pemerintahan.
Penunjukan Nanik sebagai Kepala BGN dinilai menjadi babak baru bagi lembaga yang memegang peran sentral dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis. Dengan pengalaman yang dimilikinya, publik menaruh harapan agar kepemimpinan baru mampu memperkuat tata kelola program, meningkatkan pengawasan distribusi makanan, serta memastikan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.
Sebagai lembaga yang menjadi ujung tombak peningkatan kualitas gizi nasional, BGN menghadapi tantangan besar dalam memastikan program berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Kini, di bawah kepemimpinan Nanik S. Deyang, perhatian publik tertuju pada langkah-langkah yang akan diambil untuk menjawab berbagai evaluasi yang muncul sekaligus mengakselerasi pencapaian target Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.(Red)

Tidak ada komentar