HEADLINE

84 Gerai KDMP Terbangun, Pemkab Lambar Kawal Program Nasional

84 Gerai KDMP Terbangun, Pemkab Lambar Kawal Program Nasional

Lampung Barat — Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menegaskan keseriusannya dalam mendukung implementasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi nasional.


Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi bersama tim Project Management Officer (PMO) dan Business Assistant (BA) KDMP yang berlangsung di ruang kerja Bupati Lampung Barat, Rabu (22/4/2025).

Audiensi dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, didampingi sejumlah kepala perangkat daerah. Sementara itu, tim KDMP yang hadir terdiri dari dua orang PMO dan sepuluh BA dari berbagai kecamatan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengawal penuh pelaksanaan program KDMP agar berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Program ini harus kita kawal bersama sebagai bagian dari kebijakan Presiden. Harapannya, KDMP mampu berjalan dengan baik, memberi manfaat, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Parosil.

Ia juga mengapresiasi kehadiran tim PMO dan BA yang dinilai strategis dalam memperkuat koordinasi serta implementasi program nasional, termasuk mendukung agenda Asta Cita.

Menurutnya, koperasi KDMP bersifat terbuka bagi seluruh masyarakat dengan sistem keanggotaan berbasis iuran pokok dan wajib yang ditetapkan melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Parosil menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi semua pihak, terutama peran aktif PMO dan BA di lapangan.

“PMO dan BA memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan. Setiap hambatan di lapangan harus diidentifikasi dengan baik sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut bersama,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan BA Kecamatan Pagar Dewa, Agung Widodo, memaparkan perkembangan pembangunan gerai KDMP di Lampung Barat. Dari total 135 desa, saat ini telah terbangun 84 gerai KDMP dengan berbagai tingkat progres.

Rinciannya, tujuh desa telah mencapai progres 100 persen, 21 desa berada pada tahap 50 persen, 37 desa dalam kisaran 25–50 persen, dan 19 desa masih di bawah 25 persen.

Agung juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah, terutama dalam bentuk hibah lahan untuk pembangunan gerai.

“Kami berterima kasih atas dukungan Bupati Lampung Barat, termasuk pemanfaatan aset pemerintah untuk pembangunan 15 gerai KDMP di 15 kecamatan,” ungkapnya.

Ia berharap dukungan tersebut dapat terus diperkuat melalui kebijakan dan instruksi kepada seluruh pemangku kepentingan, sehingga program KDMP dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian desa.

Dalam implementasinya, BA bertugas melakukan pendampingan administrasi koperasi, memfasilitasi kerja sama usaha, serta mengawasi progres pembangunan gerai. Sementara PMO berperan dalam pengelolaan proyek secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, koordinasi lintas sektor, hingga monitoring dan evaluasi program.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, PMO, dan BA, KDMP di Lampung Barat diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.(Daniel)

Tidak ada komentar