HEADLINE

Bursa Ketua KONI Lambar Berubah, Ismun Zani Pastikan Tidak Ikut


Bursa Ketua KONI Lambar Berubah, Ismun Zani Pastikan Tidak Ikut

Lampung Barat — Bursa pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung Barat periode 2026–2030 kembali mengalami dinamika. Salah satu nama yang sempat mencuat, Ismun Zani, dipastikan tidak akan ikut dalam kontestasi tersebut.

Ketua Pengkab Perbasi Lampung Barat itu mengakui dirinya pernah ditawari untuk maju sebagai calon Ketua KONI. Tawaran tersebut, kata dia, datang langsung dari Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus.

Namun setelah melalui pertimbangan matang, Ismun memilih untuk tidak mengambil bagian dalam perebutan kursi pimpinan organisasi olahraga terbesar di daerah tersebut.

“Saya sudah berbincang cukup lama dengan beliau (Parosil Mabsus). Memang ada tawaran, tetapi saya tidak ada niat untuk maju. Saya tetap berkomitmen mendukung kemajuan olahraga di Lampung Barat,” ujarnya Jumat, (24/4/2026).

Ia menegaskan, keputusannya dilandasi kesadaran diri atas kapasitas yang dimiliki saat ini. Menurutnya, memimpin KONI bukan perkara ringan dan membutuhkan kemampuan serta pengalaman yang benar-benar matang.

“KONI ini organisasi besar di bidang olahraga. Saya sadar diri, belum mampu mengemban amanah sebagai ketua. Sebaiknya diserahkan kepada yang lebih kompeten,” tegas Ismun, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Lampung Barat.

Meski tidak ikut dalam kontestasi, Ismun memastikan tetap berkontribusi dalam pembinaan dan pengembangan olahraga di daerah.

Di sisi lain, proses penjaringan Ketua Umum KONI Lampung Barat kini resmi bergulir. Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) telah menyusun tahapan seleksi secara rinci, mulai dari pendaftaran hingga penetapan calon.

Ketua TPP, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa seluruh proses akan dilaksanakan secara terbuka dan transparan guna menghasilkan pemimpin yang memiliki legitimasi kuat dari cabang olahraga.

“Seluruh tahapan sudah kami tetapkan. Kami ingin proses ini berjalan bersih, transparan, dan melahirkan figur terbaik bagi KONI Lampung Barat,” ujarnya.

Tahapan penjaringan diawali dengan rapat perdana pada 20 April 2026, dilanjutkan pengumuman serta pendaftaran calon pada 22 hingga 26 April 2026, kemudian verifikasi administrasi dan dukungan, hingga penetapan calon.

Puncak proses tersebut akan ditentukan dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Mei 2026.

Dengan mundurnya Ismun Zani, peta persaingan dipastikan kembali berubah. Publik olahraga Lampung Barat kini menanti figur yang dinilai paling siap memimpin KONI dan mampu mengangkat prestasi olahraga ke level yang lebih tinggi.(Daniel)

Tidak ada komentar