Viral di Speak Up Trans7, Jalan Rusak Lampung Barat Disorot: Pernyataan Bupati Parosil Mabsus Tuai Kritik Publik
Lampung Barat – Kondisi infrastruktur jalan rusak di Kabupaten Lampung Barat kembali menjadi sorotan publik setelah ditayangkan dalam program Speak Up yang disiarkan oleh Trans7. Tayangan tersebut memicu perbincangan luas di media sosial, khususnya setelah potongan video pernyataan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, beredar di platform TikTok.
Dalam video yang beredar, Parosil Mabsus terdengar menyampaikan pernyataan terkait kondisi pembangunan daerah yang dikaitkan dengan keterbatasan keuangan daerah.
Ia mengatakan:
“Dimana pak bupatinya, kemana anggota DPR RI-nya, kemana pak ketua DPR-nya, kemana anggota DPR-nya? Enggak kemana-mana, masih ada di sini juga. Cuma mohon maaf bapak itu, memang pembangunan sekarang ini kondisi keuangan daerah ini semua, bukan cuma Lampung Barat, semua daerah sekarang ini kondisinya uangnya lagi sulit.”
Namun hingga kini belum diketahui secara pasti dalam acara atau kegiatan apa pernyataan tersebut disampaikan.
Potongan video tersebut kemudian diunggah ulang oleh akun TikTok Info Lampung Barat dan dengan cepat menyebar luas. Hingga saat ini, video tersebut telah ditonton lebih dari 54 ribu kali, memicu berbagai tanggapan dari masyarakat.
Sorotan publik semakin menguat setelah akun TikTok milik Partai Gerindra ikut menanggapi video tersebut. Dalam kolom komentar, akun tersebut menuliskan kritik yang kemudian ramai diperbincangkan warganet.
“Paling gampang memang nunjuk ke pusat buat nutupin ketidakmampuan,” tulis akun tersebut.
Komentar itu sendiri mendapat respons signifikan dari pengguna TikTok, dengan 253 tanda suka dan lebih dari 58 balasan komentar, menandakan isu ini mendapat perhatian luas dari publik.
Sebagian warganet kemudian membandingkan kondisi pembangunan infrastruktur di Lampung Barat dengan daerah lain di Provinsi Lampung, seperti Kabupaten Lampung Selatan, yang dinilai masih mampu melakukan pembangunan jalan meski menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.
Perbandingan ini memunculkan diskursus publik mengenai efektivitas pengelolaan anggaran daerah, prioritas pembangunan, serta kemampuan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal.
Akun tiktok yang bernama @Cute syndrom mengatakan “min coba deh min cek banyak kok yg katanya mau bangun jalan tp ujung2nya warga iuran sendiiri..” katanya
Warganet lain juga berkomentar, seperti @bang budi: 2 priode abang nya
2 priode dia
mantap emang. Dengan emot ekspresi ketawa.
@gentong: lah bukannya emng di ptong sma presiden u
Di sisi lain, masyarakat berharap polemik yang muncul di media sosial ini dapat menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah agar lebih serius dalam menangani persoalan infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar warga.
Jalan yang layak, menurut banyak warga, bukan sekadar simbol pembangunan, tetapi juga menyangkut akses ekonomi, pendidikan, serta keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi lanjutan dari pihak Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terkait viralnya tayangan tersebut maupun respons dari akun media sosial Partai Gerindra.(Daniel)

Tidak ada komentar