Jujur Bersuara

HEADLINE

Lampung Barat Susun Arah Pembangunan 2027, Infrastruktur dan SDM Jadi Prioritas

Lampung Barat – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat resmi memulai tahapan perencanaan pembangunan tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD tingkat kabupaten. Agenda tersebut dibuka langsung oleh Parosil Mabsus bersama Anang Risgiyanto di Aula Kagungan Setdakab, Senin (30/03).


Pembukaan Musrenbang ditandai dengan pemukulan kekukuh, dilanjutkan penandatanganan berita acara oleh Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin, bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung.


Dalam forum tersebut, Bupati menegaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 menjadi titik penting dalam menyusun arah pembangunan daerah ke depan. Pemerintah daerah menetapkan tiga fokus utama, yakni transformasi infrastruktur, transformasi ekonomi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.


Menurutnya, Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari rangkaian panjang proses perencanaan yang dimulai dari tingkat pekon, kecamatan, hingga kabupaten, sebelum nantinya diselaraskan di tingkat provinsi.


“Forum ini menjadi simpul dari seluruh usulan pembangunan, sekaligus ruang untuk menyepakati prioritas program dan memastikan sinkronisasi dengan kebijakan provinsi maupun nasional,” ujar Parosil.


Dalam kesempatan itu, Bupati juga memaparkan capaian pembangunan daerah sepanjang 2025. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,45 persen, tingkat kemiskinan menurun menjadi 9,93 persen, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 73,14. Selain itu, tingkat pengangguran terbuka berada di angka 2,11 persen, terendah di Provinsi Lampung.


Di sektor kesehatan, angka kematian ibu tercatat 19,60 poin atau satu kasus, sementara angka kematian bayi berada pada 4,51 poin atau 23 kasus. Pemerintah daerah juga mengklaim sejumlah program unggulan berjalan, seperti pengembangan desa wisata budaya, program “Desaku Maju”, pembangunan infrastruktur wilayah, hingga program Makan Bergizi Gratis dengan 69.492 penerima melalui 29 SPPG.


Selain itu, penguatan ekonomi desa dilakukan melalui pembentukan 135 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan 82 gerai aktif. Beberapa program lain yang tengah berjalan di antaranya persiapan Sekolah Rakyat, program ASRI, pembentukan satgas hingga tingkat pekon, serta pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB).


Untuk tahun 2027, pemerintah daerah menetapkan sejumlah prioritas pembangunan, meliputi peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, perbaikan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, transformasi ekonomi inklusif dan hilirisasi, pembangunan infrastruktur strategis dan ramah lingkungan, penguatan inovasi dan kewirausahaan, serta ketahanan pangan dan ekonomi desa.


Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Kepala Bappeda Provinsi Lampung memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Lampung Barat sepanjang 2025. Meski dihadapkan pada efisiensi anggaran, kinerja pembangunan dinilai tetap berjalan optimal.


Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. “Sinergi menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ujarnya.(Niel)

Tidak ada komentar