Buntut Kebakaran Lima Rumah di Sukau, Petugas Damkar Diduga Dianiaya dan Kendaraan Operasional Dirusak
LAMPUNG BARAT — Penanganan kebakaran yang menghanguskan lima rumah warga di Pemangku Negeri Ratu Ulu, Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Kamis (29/10/2026) dini hari, diwarnai dugaan insiden terhadap petugas pemadam kebakaran (Damkar). Petugas diduga mengalami pemukulan, sementara kendaraan operasional Damkar dilaporkan mengalami perusakan.
Informasi dugaan insiden tersebut mencuat setelah petugas berada di lokasi untuk melakukan pemadaman kebakaran. Namun, hingga berita ini disusun, kronologi lengkap kejadian, pihak yang diduga terlibat, serta kondisi petugas dan kendaraan operasional yang dilaporkan terdampak belum diketahui secara terperinci.
Sejumlah warga membenarkan adanya dugaan perusakan kendaraan Damkar dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, informasi mengenai dugaan penganiayaan dan perusakan masih memerlukan penelusuran lebih lanjut agar rangkaian kejadian dapat diketahui secara utuh.
Insiden ini menjadi perhatian karena petugas Damkar tengah menjalankan tugas penanggulangan kebakaran yang berdampak pada lima rumah warga. Dalam kondisi darurat, kelancaran kerja petugas dan dukungan terhadap operasional pemadaman menjadi bagian penting untuk mencegah api meluas serta mengurangi risiko terhadap keselamatan masyarakat.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lampung Barat, M. Henry Faisal, menyatakan pihaknya sedang meminta laporan serta kronologi lengkap untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Henry mengatakan, dugaan pemukulan terhadap petugas dan perusakan kendaraan operasional harus ditelusuri terlebih dahulu sebelum pihaknya menentukan langkah berikutnya.
“Terima kasih rekan-rekan media atas pemberitaan dan dukungannya. Saya sedang meminta laporan dan kronologi selengkapnya, karena disinyalir telah terjadi pemukulan terhadap petugas Damkar dan perusakan kendaraan Damkar yang notabene merupakan aset pemerintah,” ujar M. Henry Faisal dalam keterangannya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pihak Satpol PP Damkar Lampung Barat masih mengumpulkan informasi untuk memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi di lokasi kebakaran. Dengan demikian, dugaan penganiayaan maupun perusakan belum dapat dinyatakan sebagai kejadian yang telah terbukti sebelum ada kejelasan berdasarkan laporan dan hasil penelusuran.
Henry menegaskan, pihaknya tidak menutup kemungkinan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum apabila dugaan pemukulan terhadap petugas dan perusakan kendaraan Damkar terbukti benar.
Menurutnya, laporan kepada Polres Lampung Barat akan ditempuh apabila hasil penelusuran dan kronologi kejadian telah memberikan dasar yang jelas. Langkah itu dinilai penting untuk memberikan efek jera sekaligus menjadi pembelajaran agar kejadian serupa tidak terulang.
Meski demikian, Henry menekankan bahwa keputusan untuk menempuh jalur hukum akan didasarkan pada kejelasan fakta dan hasil pemeriksaan terhadap insiden yang dilaporkan.
Ia juga mengingatkan bahwa petugas Damkar berada di lokasi untuk menjalankan tugas kemanusiaan, yakni membantu masyarakat yang terdampak kebakaran. Dalam situasi darurat, petugas dituntut bekerja cepat untuk mengendalikan api, melindungi warga, dan meminimalkan kerugian akibat kebakaran.
Karena itu, apabila dugaan kekerasan terhadap petugas dan perusakan kendaraan operasional terbukti, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut keselamatan personel, tetapi juga berpotensi mengganggu pelayanan publik dalam penanggulangan bencana kebakaran.
Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai awal mula dugaan insiden, pihak-pihak yang terlibat, serta dampak yang dialami petugas dan kendaraan operasional Damkar masih dalam penelusuran.
Wartawan didaerah masih berupaya memperoleh keterangan tambahan dari pihak terkait guna memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh. Konfirmasi lebih lanjut diperlukan agar pemberitaan mengenai dugaan penganiayaan dan perusakan tersebut tetap berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
Perkembangan penanganan kasus ini, termasuk kemungkinan pelaporan kepada Polres Lampung Barat, akan mengikuti hasil penelusuran dan keterangan resmi dari pihak berwenang.


Tidak ada komentar