Jujur Bersuara

HEADLINE

Dandim 0422/Lampung Barat Dorong Sinergi Media dan TNI, Perkuat Layanan Masyarakat Lewat Program Terpadu



Lampung Barat — Komandan Kodim 0422/Lampung Barat, Rizky Kurniawan, menegaskan pentingnya membangun kemitraan yang solid antara TNI dan insan pers guna memastikan informasi program kerja tersampaikan secara transparan dan tepat kepada publik.


Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama sejumlah jurnalis yang berlangsung di gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Pekon Kenali, Kecamatan Belalau, Rabu (17/3). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komunikasi sekaligus membuka ruang dialog antara TNI dan media di daerah.


Dalam paparannya, Rizky menjelaskan sejumlah program strategis yang tengah dijalankan Kodim 0422, salah satunya pengembangan gerai koperasi sebagai pusat layanan terpadu masyarakat. Melalui fasilitas tersebut, berbagai kebutuhan dasar warga dihadirkan dalam satu lokasi, mulai dari layanan kesehatan, distribusi gas LPG, penyediaan pupuk organik, hingga akses obat-obatan melalui kerja sama dengan Kimia Farma.


“Konsepnya adalah mendekatkan layanan kepada masyarakat. Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya.


Ia menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan Lampung Barat yang masih membutuhkan akses layanan yang merata.


Lebih lanjut, Rizky menilai media memiliki posisi krusial dalam menjaga keterbukaan informasi publik. Ia berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus diperkuat agar publik memperoleh informasi yang akurat, berimbang, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.


“Media adalah mitra strategis. Tanpa peran media, banyak program yang tidak tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” katanya.


Selama kurang lebih delapan bulan menjabat, ia mengakui intensitas kegiatan di lapangan cukup tinggi. Berbagai program, baik lanjutan maupun inisiatif baru, terus dijalankan secara paralel, termasuk penguatan koperasi, program ketahanan pangan, hingga rencana pembangunan infrastruktur seperti jembatan.


Ia juga menegaskan bahwa seluruh aktivitas yang dilakukan TNI merupakan bagian dari tugas institusi, bukan untuk mengambil alih kewenangan pihak lain.


“Kami bekerja sesuai perintah dan koridor yang ada. Tujuannya membantu, bukan menggantikan peran instansi lain,” tegasnya.


Dalam kesempatan itu, Rizky turut mengungkapkan rencana pengajuan pembentukan batalyon di Lampung Barat. Langkah tersebut dinilai sebagai strategi jangka panjang untuk memperkuat kehadiran TNI sekaligus mendorong dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat setempat.


Dengan berbagai program yang dijalankan, Kodim 0422 Lampung Barat diharapkan mampu menjadi motor penggerak kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.(*/Niel)

Tidak ada komentar